Cek Fakta: Sri Mulyani Sebut BBM Tak Naik, Negara Sulit Bayar Utang

Fakta VIVA – Sebuah headline berita CNN Indonesia beredar di Facebook yang menyebutkan jika harga bensin tidak dinaikkan, negara akan kesulitan membayar utangnya. Tangkapan layar menunjukkan seseorang mengeluh dalam bahasa Sunda bahwa masyarakat menderita karena beban kenaikan harga bahan bakar.

Berikut ceritanya:

Shri Mulyani: Bahan bakar tidak bertambah, negara berusaha membayar utangnya.

Terjemahan: “Iya, tadi saya bilang lagi, tentu untuk bayar hutang, orang tidak tahu cara meminjam, bahkan tidak mendengar uangnya, langsung saja orang terkena dampaknya.”

Tangkapan layar yang dibagikan menampilkan berita yang dimuat CNN Indonesia pada Rabu 7 September 2022 pukul 12:39 WIB. Setelah diselidiki, klaim tersebut ternyata palsu.

Faktanya, artikel berita pertama yang dimuat CNN Indonesia pada Rabu 07 Sep 2022 12:39 WIB dengan foto yang sama dari Sri Mulyani berjudul “Sri Mulyani menantang 100 ekonom untuk ‘memprediksi’ harga minyak tahun depan” tidak ada hubungannya dengan . Naiknya harga BBM merupakan pengaruh negara untuk membayar utang.

Tidak ada sumber lain yang bisa membuktikan kebenaran pernyataan Shri Mulyani, jika bahan bakar tidak ditambah, negara akan kesulitan membayar utangnya.

Tangkapan layar yang dibagikan di Facebook merupakan hasil editan. Dengan demikian, klaim Shri Mulyani yang tidak menambah BBM maka negara akan kesulitan membayar utang-utang bodong dengan kategori Misleading Content.

Pernyataan tersebut tidak benar, nyatanya Menteri Keuangan Shri Mulyani tidak menyebutkan fakta jika BBM tidak ditambah maka negara akan kesulitan membayar utangnya. Tangkapan headline berita yang diklaim sebagai berita CNN Indonesia pada gambar yang dibagikan tersebut merupakan hasil editan.

Https://cekfakt.com/focus/10574

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *